Satu Tahun

Pada November ini, tepat setahun aku sudah bekerja di-salah satu start-up Uang Elektronik di-Indonesia. Setahun menjadi sebuah kisah yang panjang, karena setiap harinya pasti ada saja sesuatu yang menarik terjadi. Menarik bukan berarti selalu nikmat, senang dan bahagia, banyak hal yang sedih dan mengesalkan juga. Banyak pelajaran yang kudapat dalam setahun ini, pelajaran yang tidak kudapatkan dalam pekerjaan sebelumnya. Begitu banyak untuk, sehingga sepertinya layak untuk ditulis.

Sebelum Cerita di-mulai

Sekitar 15 bulan yang lalu aku yang baru beberapa bulan lulus kuliah dan saat itu sedang memulai karir yang aku idam-idamkan, bekerja sebagai Consultant disalah satu Consulting Firm yang berbasis di-UK. Walau pekerjaan ini aku idam-idamkan, namun saat itu tekanan pekerjaan cukup berat dan agak jenuh sejujurnya, jenuh dengan rutinitas yang monoton dan project yang agak kurang menarik. Ditambah dengan beberapa masalah pribadi yang tidak mengenakkan dan rindu masa-masa kuliah di Bandung, aku sempat malas untuk kekantor dan lebih sering bekerja diluar kantor.

Awal Mula

Cerita ini dimulai ketika saat itu bos tidak langsung dari tempat kerja lamaku menghubungi kembali, Basa-basi singkat diawali dengan menanyakan kabar dan lagi dimana (domisili dan kerja). Kemudian berlanjut dengan pertanyaan “lagi open ga bro?”, sebuah pertanyaan singkat dan langsung to-the-point.